
Kiai Abdul Fattah Kembali Pimpin Tanfidziyah MWCNU Purwokerto Selatan
Purwokerto Selatan (banserbanyumas.com)- Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Purwokerto Selatan sukses menggelar Konferensi MWCNU 2026 di Masjid Gadung MWC NU Purwokerto Selatan, Banyumas, Minggu (26/4/2026).
Forum permusyawaratan tertinggi tingkat kecamatan menetapkan Kiai Nurrohman sebagai Rais Syuriyah dan mengukuhkan kembali Kiai Abdul Fattah sebagai Ketua Tanfidziyah untuk masa khidmat berikutnya.
Konferensi berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyumas. Hadir pula unsur Syuriyah dan Tanfidziyah MWC NU Purwokerto Selatan, para Ketua Tanfidziyah Ranting NU se-Kecamatan Purwokerto Selatan, serta jajaran Ketua Badan Otonom (Banom) tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Ranting se-Purwokerto Selatan.
Agenda konferensi diawali dengan seremoni pembukaan, dilanjutkan sidang pleno yang membahas pengesahan tata tertib konferensi dan penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan masa khidmat sebelumnya. Setelah seluruh agenda awal disahkan, forum memasuki sidang inti berupa pemilihan pimpinan baru.
Pemilihan Rais Syuriyah MWC NU Purwokerto Selatan dilakukan melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdhi (Ahwa). Melalui musyawarah mufakat, tim Ahwa sepakat memberikan amanah kepada Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in, Kiai Nurrohman, untuk memimpin jajaran Syuriyah MWC NU Purwokerto Selatan.
Sementara itu, pemilihan Ketua Tanfidziyah dipimpin langsung oleh Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Banyumas, H. Akhmad Tontowi, M.Pd. Dalam tahap penjaringan bakal calon, muncul dua nama, yakni Kiai Abdul Fattah dan Dr. Aris Syaifulloh.
Berdasarkan hasil dukungan suara, Kiai Abdul Fattah memperoleh lima suara, sedangkan Dr. Aris Syaifulloh meraih dua suara. Namun, dinamika musyawarah yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan mengantarkan proses pemilihan berjalan kondusif.
Pada tahap penetapan calon, Dr. Aris Syaifulloh menyatakan mengundurkan diri dari bursa pencalonan. Sikap tersebut membuat Kiai Abdul Fattah secara otomatis ditetapkan kembali sebagai Ketua Tanfidziyah MWC NU Purwokerto Selatan untuk masa khidmat mendatang.
Pantauan dilokasi acara berlangsung tertib, lancar, dan penuh nuansa ukhuwah. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, saling bersalaman antarpeserta, serta sesi foto bersama sebagai simbol kekompakan dan soliditas organisasi. (Eron/Mift).

