Dwi Asih Lintarti: Paralegal Harus Jadi Garda Terdepan Edukasi dan Advokasi Hukum
Purwokerto (banserbanyumas.com)- Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti secara resmi menghadiri Pengukuhan Pengurus Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PC GP Ansor Banyumas masa khidmat 2025-2029 sekaligus membuka Pelatihan Paralegal yang digelar di Pendopo Wakil Bupati Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pengurus GP Ansor, tokoh masyarakat, serta peserta pelatihan paralegal dari berbagai wilayah di Kabupaten Banyumas.
Dalam sambutannya, Dwi Asih Lintarti menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar GP Ansor Banyumas atas kontribusinya dalam mendukung kemaslahatan umat, khususnya di bidang pendampingan dan edukasi hukum bagi masyarakat.
Ia menilai keberadaan LBH GP Ansor menjadi langkah nyata dalam memperkuat kesadaran hukum masyarakat sekaligus memberikan akses bantuan hukum yang lebih luas bagi warga.
Mengawali sambutannya, Wakil Bupati mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus LBH GP Ansor Banyumas yang baru dikukuhkan. Ia berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan estafet pengabdian dengan semangat melayani masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas dedikasi pengurus periode sebelumnya yang telah meletakkan fondasi kuat dalam membangun kesadaran hukum di masyarakat,” ujar Dwi Asih.
Dalam kesempatan tersebut, Dwi Asih juga menyoroti pentingnya peran paralegal di tengah dinamika sosial masyarakat yang semakin kompleks. Menurutnya, paralegal merupakan garda terdepan dalam memberikan edukasi, advokasi, dan pendampingan hukum secara langsung kepada masyarakat.
Ia berpesan agar peserta pelatihan tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
“Harapannya, peserta dapat menjadi jembatan antara masyarakat dengan sistem hukum yang ada. Saudara-saudara sekalian diharapkan mampu menjadi suluh atau penerang, membantu menyelesaikan konflik dengan bijak, serta mencegah pelanggaran hukum melalui edukasi yang masif,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Banyumas, lanjutnya, tidak dapat berjalan sendiri dalam memberikan perlindungan hukum secara menyeluruh kepada masyarakat. Karena itu, sinergi dengan lembaga bantuan hukum seperti LBH GP Ansor dinilai sangat penting.
“Sinergi antara pemerintah dengan LBH Ansor sangat penting untuk membangun Banyumas yang lebih tertib, aman, dan berkeadilan,” tegasnya.
Acara kemudian ditandai dengan pembukaan resmi Pelatihan Paralegal oleh Wakil Bupati Banyumas melalui pembacaan basmalah.

- Redaksi: Julian
- Fotografer: Fajar Purnomo
- Editor: Ahmad Miftah

