Bahtsul Masail LBM PCNU Banyumas Bahas Tiga Isu Fikih Kontemporer
Jatilawang (banserbanyumas.com)- Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PCNU Banyumas kembali menggelar forum diskusi keagamaan rutin bertajuk Bahtsul Masail. Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh ulama dan perwakilan lembaga keagamaan se-Kabupaten Banyumas, di Pondok Pesantren Alfalah Tinggarjaya, Jatilawang, Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (25/4/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain KH. Sobri selaku pengasuh pesantren tuan rumah, KH. Mughni Labib, jajaran pengurus LBM NU Banyumas, perwakilan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) se-Banyumas, serta utusan dari berbagai pondok pesantren di wilayah tersebut.
Forum Bahtsul Masail kali ini mengangkat tiga tema utama yang menjadi perhatian masyarakat, khususnya dalam praktik keagamaan sehari-hari. Pertama, pembahasan mengenai hukum memakamkan jenazah menggunakan peti. Kedua, problematika zakat profesi yang diterapkan melalui sistem pemotongan gaji setiap bulan. Ketiga, hukum penyaluran zakat dalam bentuk parsel.
Diskusi berlangsung dinamis dengan mengedepankan kajian kitab-kitab klasik (turats) serta pertimbangan konteks kekinian. Para peserta menyampaikan pandangan, dalil, serta argumentasi untuk kemudian dirumuskan menjadi keputusan bersama yang dapat menjadi pedoman bagi masyarakat.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin Lembaga Bahtsul Masail NU Banyumas yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. Forum ini menjadi wadah penting bagi para ulama dan cendekiawan NU dalam merespons berbagai persoalan hukum Islam yang terus berkembang di tengah masyarakat. (Eron/Miftah).







