SIAP KAWAL NU DI MEDSOS, PAC GP ANSOR PURWOJATI ADAKAN PELATIHAN MEDIA

BANSERBANYUMAS.COM; Purwojati – Merambah dunia digital, semua wilayah kepengurusan NU bunya kewajiban dalam memperkenalkan Islam yang rahmatan lil alamin melalui dunia maya.

Sebagian peserta tampak sibuk menggunakan beberapa aplikasi untuk praktik membuat konten.

“Ada banyak tokoh NU lokal di pelosok-pelosok yang memiliki hak untuk menelorkan keilmuannya di dunia yang kekinian, siapa yng memfasilitasi mereka kalai bukan generasi muda NU terutama di GP Ansor setempat?” Kalimat pembuka materi awal pelatihan ini disampaikan oleh tim ACM Banyumas pada acara Pelatihan Media di Purwojati Sabtu, 25 Januari 2020.

Yuslihudin selaku Ketua PAC GP ANSOR Purwojati berharap, kegiatan kali ini dapat mengawali pergerakan kekinian generasi muda NU dalam meningkatkan daya hidmat nya di media online, “nyatanya hari ini sumber yang menjadi pegangan prang bnyak dalam menjalani hidup adalah informasi dari media online baik medsos maupun media lainnya” lanjutnya.

Sektetaris Cabang Ansor Banyumas, Sahabat Mualif saat memacu semangat peserta ketuka pembukaan.

Pelatihan yang diikuti oleh sekitar 15 anggota pilihan dari kepengurusan ranting di Purwojati ini dilaksankan di gedung pertemuan MWC NU Purwojati dari pagi hingga sore, dengan rencana keja tindak lanjut selama 3 bulan untuk frekwensi proyek kerja media mingguan.

Baca Juga  Peringati Harlah NU, Ansor Cilongok Gelar Sepak Bola

Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Tanfidz MWC NU Purwojati ini, nantinya di arahkan untuk mengakomodir konten-konten lokal Purwojati, “dalam bermedia, kita mesti berpacu dalam memperbanyak konten positif yang dapat dinikmati oleh semua kalngan, terutama generasi kekinian yang aktif mencari informasi di dunia maya” Masih menurut Kyai Maful Abidin, dengan makin banyaknya konten positif baik ke NU an maupun umum, maka akan makin banyak kemungkinan tersampaikanya hal-hal baik pada semua orang, tegasnya.

Konten salah satu hasil karya peserta dengan tema pluralistik dan toleransi beragama, berbangsa dan bernegara.

Dengan memaksimalkan jumlah anggota yang cukup banyak, kedepan NU tidak hanya berjaya di dunia nyata namun juga terbaca di dunia maya dengan nilai yang baik. (Mario)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button