Longmarch Meriahkan Milad Tarung Derajat ke-51 di Banyumas

Kedungbanteng (banserbanyumas.com)- Puluhan peserta dari tiga Satuan Latihan (satlat) Tarung Derajat turut mengikuti kegiatan longmarch yang digelar sebagai perayaan Milad Tarung Derajat ke-51, Minggu (16/7).

Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota satlat di Kabupaten Banyumas dan sekaligus mengenang jasa pendiri olahraga seni beladiri Tarung Derajat, Drs. H. Achmad Dradjat.

Dalam kegiatan ini, Satlat Beji, Satlat Banser Kedungbanteng, dan Satlat Arcawinangun menjadi peserta yang berpartisipasi.

Pelatih Tarung Derajat Satlat Banser Kedungbanteng, Suroso mengatakan, Kegiatan longmarch ini tidak hanya sebagai perayaan Milad Tarung Derajat ke-51, tetapi juga sebagai momen untuk mempererat hubungan antar anggota satlat di kabupaten Banyumas.

“Kami juga ingin mengenang jasa dan perjuangan Drs H. Achmad Dradjat dalam mendirikan dan mengembangkan olahraga seni beladiri tarung derajat yang telah tersebar di seluruh provinsi di Indonesia bahkan di luar negeri,” kata Suroso.

Peserta longmarch yang berasal dari Satlat Beji, Satlat Banser Kedungbanteng, dan Satlat Arcawinangun dalam perayaan Milad Tarung Derajat ke-51 di Kabupaten Banyumas, Minggu (16/7). (Foto: Mufid).

Kegiatan longmarch ini berhasil menciptakan suasana yang penuh kegembiraan dan kehangatan di antara para peserta. Suroso berharap, kegiatan seperti ini akan terus diadakan di masa depan, sebagai upaya untuk mempererat ikatan di antara anggota Tarung Derajat serta mempromosikan olahraga seni bela diri ini kepada masyarakat luas.

Baca Juga  SERBA SERBI PUNCAK HARLAH NU 94 DI KARANGLEWAS BANYUMAS

“Kegiatan longmarch ini diharapkan dapat memberikan semangat dan inspirasi bagi para anggota satlat Tarung Derajat serta menjadi momentum untuk terus mengembangkan olahraga ini di masa depan.” Tutupnya.

Longmarch dimulai dari sasana Satlat Desa Beji, melewati Karangnangka, Kutaliman (Pos 1), istirahat depan balai Desa Kutaliman selama 15 menit, dilanjutkan ke Kalikesur, Windujaya (Pos 2) dengan istirahat selama 1 jam di area kolam renang, lalu melanjutkan perjalanan ke Keniten (Pos 3) dengan istirahat depan taman selama 15 menit, dan kembali menuju Kedungbanteng sebelum akhirnya finish di lapangan Desa Beji.

  • Kontributor: Mufid
  • Editor: Ahmad Miftah

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button